Kesehatan
Pembangunan bidang kesehatan tahun 2011 mampu mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat, rata-rata usia harapan hidup 75,78 tahun di atas rata-rata provinsi 74 tahun dan nasional 70,6 tahun. Angka kematian bayi per 1.000 kelahiran hidup sebesar 5,25. Pencapaian angka tersebut sudah lebih baik dibandingkan dengan angka provinsi sebesar 16 dan nasional 34 per 1.000 KH. Pada tahun ini jumlah ibu melahirkan meninggal sebanyak 15 orang (jika diproyeksikan dengan angka kematian per 100.000 ibu melahirkan, maka AKI dalah 122) sehingga tidak menggunakan rumus seperti perhitungan Propinsi/Nasional, Provinsi 124/100.000 kelahiran hidup, angka nasional 228 per 100.000 kelahiran hidup. Kondisi gizi buruk (0,5 %), sedangkan pencapaian provinsi sebesar 0,68% dan nasional sebesar 4,9%, Persentase gizi buruk balita masih lebih baik dibanding Provinsi dan Nasional.
Capaian Indikator Pembangunan di Bidang Kesehatan
|
No |
Indikator |
Capaian Kab. Sleman |
Capaian Nas. 2011 |
|
|
2010 |
2011 |
|||
|
1 |
Usia Harapan Hidup rata-rata |
74,88 |
75,76 |
70,6 |
|
2 |
Angka Kematian Bayi/1.000 KH |
5,78 |
5,25 |
34 |
|
3 |
Angka Kematian Ibu Melahirkan/100.000 KH |
112,2 |
122 |
228 |
|
4 |
Persentase Balita Gizi Buruk |
0,66 |
0,5 |
4,9 |
|
5 |
Universal Child Immunization/UCI (%) |
100 |
100 |
100 |
|
6 |
Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan (%) |
100 |
100 |
100 |
|
7 |
Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan (%) |
93,16 |
99,61 |
90 |
|
8 |
Cakupan Rumah Tangga Sehat (%) |
83 |
82,8 |
65 |
|
9 |
Cakupan Air Bersih (%) |
94,9 |
94,9 |
80 |
|
10 |
Cakupan Jamban Keluarga (%) |
67,2 |
65,1 |
88 |
|
11 |
Cakupan SPAL (%) |
58,5 |
48,8 |
85 |
Untuk menjaga kesehatan masyarakat dilakukan upaya prefentif dengan pengembangan pola hidup bersiah dan sehat. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain pemantauan PHBS kepada rumah tangga serta deteksi dini bagi pelajar terhadap penyalah gunaan NAPZA. Disamping itu dilakukan pemantauan terhadap endemis DBD dengan hasil Angka Bebas Jentik (ABJ) perkantoran 90%, ABJ Pendidikan 82,2%, ABJ Kesehatan 93,6 % dan ABJ Industri 86,5 %
Dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan telah melakukan survei kepuasan pelanggan dengan hasil Indek Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 82,90. Selain itu berbagai Puskesmas di Kabupaten Sleman pada tahun 2011 telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2000 / ISO 9001 : 2008 yakni Puskesmas Prambanan, Gamping I, Mlati I, Kalasan, Depok I, Mlati II, Minggir, Ngemplak I, Sleman, Godean II, Depok II, Seyegan, Godean I, Ngaglik I, Tempel I, Pakem dan Depok III, Ngaglik II dan Turi. Sampai saat ini pelayanan kesehatan yang telah memenuhi standar ISO 9001:2000/ ISO 9001:2008 sebanyak 19 Puskesmas, 1 Dinas Kesehatan dan RSUD Sleman. Selain itu dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSUD Sleman sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah secara Penuh.
Pencapaian indikator pelayanan di RSUD Sleman dalam lima tahun terakhir antara lain tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit/Bed Occupancy Rate (BOR) mencapai 80,43%. Kondisi ini sudah baik karena standar Kementerian Kesehatan adalah antara 70-85%. Frekuensi pemakaian/Bed Turn Over tahun 2011 mencapai 75,94 kali pertahun atau naik 5,60 dari tahun 2010 yang mencapai 70,34 kali pertahun, sedangkan standar nasional yaitu 75 kali per tahun.
Secara umum keberhasilan bidang kesehatan ditunjukkan oleh prestasi dalam urusan kesehatan pada tahun 2011 antara lain:
- Penghargaan Kabupaten Sehat Swasti Swaba Wiwerda untuk Kabupaten Sleman
- Penghargaan Ksatria Bakti Husada Arutala untuk Bupati Sleman
- Juara I Lomba Posyandu tingkat Propinsi
- Juara I Kesatuan Gerak PKK KB Kes. Tingkat Propinsi
- Juara I tingkat Propinsi Lomba Sekolah Sehat oleh SMPN 2 Godean dan Juara II oleh TK Al-Azhar 31
- Juara III Petugas Gizi Teladan tingkat Propinsi


Leave a comment